Untuk mewujudkan komputer bermerek SMK Zyrex sekitar 400 guru Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dilibatkan untuk membantu merakit komputer, Depdiknas juga menyediakan 12.000 unit komputer dan 250 lab komputer seluruh SMK di tanah air.
“Semua guru dan siswa SMK yang berpartisipasi dalam program perakitan dan perawatan komputer ini, akan kami berikan sertifikat karena ini termasuk bagian dari pelatihan kompetensi siswa jurusan teknik komputer dan jaringan,” ujar Joko Sutrisno.
Direktur PT. Zyrexindo Mandiri Buana, Timothy Siddik mengatakan, “Karena kegiatan ini sudah termasuk job training yang dilakukan di dalam (markas) pabrik industri perakitannya Zyrex, maka Zyrex juga akan memberikan sertifikat kompetensi kepada para siswa yang sudah ikut berpertisipasi dalam program perakitan kalau nanti mereka sudah selesai dalam melaksanakan tugas ini,” tuturnya.
Pendanaan pengadaan laboratorium dan komputer menggunakan APBN, disiapkan dalam rangka menyiapkan lulusan SMK yang memiliki kompetensi teknis perakitan dan pemeliharaan komputer serta memberikan pembekalan kewirausahaan “APBN memang menyediakan anggaran untuk pembuatan 250 laboratorium dan 120.000 komputer untuk SMK. Dalam kesempatan ini kami mengambil insiatif untuk mencoba belajar dari Zyrex, dan mencoba merakit komputer sendiri dengan komponen yang juga sudah disediakan oleh Zyrex,” tutur Joko Sutrisno.
Perjanjian kerjasama dengan perusahaan perakitan komputer Zyrex dilaksanakan selama dua tahun untuk menciptakan sebuah produk dari dalam negeri yang berupa Personal Computer (PC) yang bermerk “SMK Zyrex”.(*/fin)
Sumber Berita : DISINI
Perkembangan dunia teknologi dan informasi dewasa ini yang demikian pesat membawa dampak baik bagi proses pendidikan di Indonesia. Internet yang dahulu adalah barang langka, kini sudah hampir bisa dijamah oleh banyak kalangan, termasuk kita para stakeholders dibidang pendidikan. Banyak sekali manfaat yang bisa kita petik dengan adanya internet. Komunikasi dengan sanak saudara ataupun kolega bisnis kita dimanapun berada, dengan sangat mudah dan cepat dapat dilakukan melalui media ini. Para guru juga bisa mendapatkan bahan bahan pelajaran untuk meningkatkan proses belajar mengajar dengan menggunakan internet. Begitu pula dengan para siswa, mereka dapat mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari teknologi informasi dan komunikasi ini.